Lingkungan
-
MENGHADANG ” POLUSI PUTIH “
I. Pendahuluan Dalam setahun, masyarakat dunia menggunakan 500 miliar hingga 1 triliun kantong plastic. Sesuai dengan perkiraan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasonal setiap dua manusia sekurangnya mengkonsumi satu plastic setiap hari Kalau dihitung rata-rata setiap orang menggunakan 170 kantong plastic tiap tahun. Dan itu berarti setiap satu menitnya 2 juta…
-
Lumpur Lapindo: Mengubah Bencana Menjadi Manfaat
Dua sembilan Mei 2009 ini genap sudah usia Lumpur lapindo yang mencapai 2 tahun. Berbagai persoalan negara seperti kenaikan BBM, krisis pangan, konflik pilkada seakan melupakan derita korban lumpur Lapindo. Masyarakat korban lumpur Lapindo juga tidak tinggal diam, berbagai aksi telah dilakukan untuk menyuarakan aspirasinya mulai dari datang ke Jakarta…
-
Green Policy Di Era Otonomi Daerah
Sebelum reformasi kebijakan pemerintah selalu datang dari pusat sehingga kurang menghargai aspirasi dari bawah, akibat lebih lanjutnya terjadi ketidakadilan baik ekonomi, social maupun politik. Lingkungan juga terkena imbas dari kebijakan yang sentralistik. Hak adat, pranata social masyarakat tradisional atau kearifan masyarakat tradisional termarjinalkan. Reformasi mengubah peta kebijakan pemerintah dan mereposisi…
-
Hak Veto Kerusakan Lingkungan
Menurut Departemen Kehutanan (1989) hutan adalah suatu ekosisitem yang bercirikan liputan pohon yang cukup luas, baik yang lebat atau kurang lebat. Hutan berisikan lebih dari sekadar kayu bundar untuk kayu lapis atau perabot rumah yang diekspor. Hutan juga memuat hasil-hasil luar kayu, seperti buah-buahan, bahan serat, tumbuh-tumbuhan obat dan plasma…
-
Kebangkitan Daya Saing Bangsa atau The Rise of the Competitiveness of the Nation
I. Perubahan Seorang bijak di Mesir pernah mengatakan cita-cita hari ini adalah kenyataan esok hari. Di dunia ini tidak ada yang tetap semua mengalami perubahan kecuali perubahan itu sendiri. Menyambut 100 tahun Kebangkitan Nasional telah banyak perubahan yang dilalui oleh bangsa Indonesia. Pergantian kepemimpinan, perubahan konstitusi, perubahan iklim demokrasi, dan…
-
Keanekaragaman Hayati atau Biodiversity
Keanekaragaman hayati bagi manusia adalah pendukung kehidupan. Ia memberi manusia ruang hidup dan di dalam ruang hidup itu tersedia bekal kehidupan (flora, fauna, dsbnya) untuk dikelola secara bijaksana oleh manusia. Karakteristik geologis dan topografis Indonesia sangat mendukung kekayaan ekosistem daratan Indonesia. Sebagai Negara kepulauan yang terletak dalam lintasan distribusi keanekaragaman…
-
Hemat Energi atau Energy Saving
I. REGULASI a) UU No 30 tahun 2007 tentang Energi Pasal 2 Energi dikelola berdasarkan asas kemanfaatan, efisiensi berkeadilan, peningkatan nilai tambah, keberlanjutan, kesejahteraan masyarakat, pelestarian fungsi lingkungan hidup, ketahanan nasional, dan keterpaduan dengan mengutamakan kemampuan nasional. Pasal 25 juga mengatur perihal penghematan energi. Semua sektor penyedia dan pengguna energi…
-
DEWAN NASIONAL PERUBAHAN IKLIM, DEWAN ENERGI, DAN DEWAN PANGAN
Peningkatan gas rumah kaca yang berlebihan telah menimbulkan terjadinya perubahan iklim global yang dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup dan merugikan berbagai aspek kehidupan. Perubahan Iklim adalah berubahnya kondisi rata-rata iklim dan/atau keragaman iklim dari satu kurun waktu ke kurun waktu yang lain sebagai akibat dari aktivitas manusia. Beberapa sumber Emisi…
-
Pengelolaan Banjir Khususnya di Tiga Provinsi (Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten)
I. Penyebab Banjir Dari berbagai penelitian yang pernah dilakukan, banjir yang melanda daerah-daerah rawan, pada dasarnya disebabkan beberapa hal, antara lain; 1. Kegiatan manusia yang menyebabkan terjadinya perubahan tata ruang dan berdampak pada perubahan alam. 2. peristiwa alam seperti curah hujan sangat tinggi, luapan beberapa sungai besar yang mengalir ke…
-
Kebijakan Kamuflase Penanganan Banjir atau Flood Handling Camouflage Policy
Dalam sebuah berita di Koran Tempo, 13 Juni 2008 Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah meminta bantuan kepada pemerintah kota Rotterdam untuk mengeruk tiga kanal di DKI Jakarta. Program jangka panjang ini akan memakan biaya Rp 1,2 T dengan melibatkan lima tenaga ahli dari Belanda. Sepertinya Pemprov DKI Jakarta tidak pernah…