admin
-
Solusi Menangani Banjir
Strategi Pengendalian Banjir Strategi pengendalian banjir meliputi: a. Pengendalian Tata RuangPengendalian tata ruang dilakukan dengan perencanaan penggunaan ruang sesuai kemampuannya dengan mempertimbangkan permasalahan banjir, pemanfaatan lahan sesuai dengan peruntukannya, penegakan hukum terhadap pelanggaran rencana tata ruang yang telah memperhitungkan Rencana Induk Pengembangan Wilayah Sungai. b. Pengaturan Debit BanjirPengaturan debit banjir…
-
Permukiman di Jakarta
1) Permukiman Kumuh Arus urbanisasi ke Jakarta telah menciptakan lokasi-lokasi permukiman kumuh yang hampir semuanya ilegal. Permukiman semacam itu banyak dibangun di bantaran sungai sehingga menimbulkan penyempitan sungai-sungai di Jakarta. Bila hujan deras turun di hulu ataupun di Jakarta sendiri, volume air yang meningkat tinggi tidak dapat tertampung oleh sungai-sungai…
-
PERAN STRATEGIS INTEGRASI TERNAK-SAWIT DALAM MENSUKSESKAN SWASEMBADA DAGING SAPI
Sapi merupakan ternak penghasil daging utama di Indonesia. Konsumsi daging sapi mencapai 19% dari jumlah konsumsi daging nasional (Dirjen Peternakan, 2009). Konsumsi daging sapi cenderung meningkat dari 4,1 kg/kapita/tahun pada tahun 2006 menjadi 5,1 kg/kapita/tahun pada tahun 2007. Namun laju konsumsi ini tidak diimbangi dengan laju peningkatan populasi ternak (ketidakseimbangan…
-
Evaluasi Penerapan Inti Plasma Pada Perkebunan Kelapa Sawit
Kebijakan plasma mulai diperkenalkan di indonesia dengan nama PIR (perusahaan inti rakyat) khusus sejak tahun 1977, dengan nama nucleus estate small holding (NES), yang diujicobakan pertama kali di daerah Alue merah (D.I. Aceh) dan Tabalong (Sumatra selatan). Kemudian pada tahun 1986 mengalami perkembangan menjadi PIR- transmigrasi, dan terus berlanjut sampai…
-
EVALUASI KEBERHASILAN GPOP (GERAKAN PEREMPUAN OPTIMALISASI PEKARANGAN)
Inflasi dan Cabe ternyata memiliki korelasi yang sangat dekat terhadap gejolak perkembangan harga komoditi pertanian di pasaran. Akhir tahun 2010 lalu, harga komoditi Cabe di pasaran tradisional sempat membuat resah dan memberatkan masyarakat. Dimana harga cabai per kilo gram (kg)-nya mencapai Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu. Padahal, petani…
-
Waspada Banjir
Banjir yang melanda berbagai daerah di tanah air, dan siklus banjir lima tahunan di Jabodetabek, hendaknya semakin meningkatkan kewaspadaan kita. Langkah-langkah taktis dalam penanganan banjir jangan sampai melupakan langkah-langkah strategis. Dan yang tak kalah penting adalah upaya pencegahan, mitigasi, dan adaptasi terhadap bahaya banjir tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun…
-
Akankah Jakarta Bebas Banjir
Banjir yang melanda berbagai daerah di tanah air, dan siklus banjir lima tahunan di Jakarta, hendaknya semakin meningkatkan kewaspadaan kita. Pengalaman banjir masa lalu dan kondisi obyektif Jakarta menjadi pelajaran bagi kita bahwa upaya pengendalian banjir tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga pemerintah pusat, swasta dan masyarakat. Apabila seluruh…
-
SUDAH NYAMANKAH WARGA JAKARTA?
Sudah nyamankah warga Jakarta? pertanyaan ini agaknya kurang pas, mengingat berbagai permasalahan yang ada di Jakarta sekarang, mulai dari kemacetan, polusi udara, banjir, permukiman kumuh, keamanan dan sebagainya. Namun pertanyaan ini perlu diajukan sebagai bahan evaluasi terhadap visi Jakarta. Visi Jakarta 2007-2012 adalah “Jakarta Yang Nyaman Dan Sejahtera Untuk Semua”…
-
Mau dibawa Kemana Bus Transjakarta?
Pelayanan Transjakarta atau yang biasa disebut busway belum bisa dikatakan memuaskan. Standar Pelayanan Minimum (SPM), waktu tempuh, infrastruktur, kenyamanan, kebersihan dan keamanan masih jauh dari harapan. Upaya perbaikan terkendala oleh koordinasi yang lambat antar instansi, prosedur kerja yang birokratis, dan kurang fleksibel dalam mengatur pengelolaan keuangan. Pengajuan rancangan peraturan daerah…
-
Penyebab Banjir…(2)
Banjir yang disebabkan factor campur tangan manusia, seperti: a. Hilangnya kelestarian wilayah kawasan penyimpan air di Jabodetabek Situ, danau, rawa dan hutan bakau, berperan penting sebagai penyimpan air yang mengurangi volume banjir. Kelestarian kawasan ini merupakan keharusan. Jakarta terus kehilangan kawasan lahan basah demi kawasan real estate, perindustrian, lapangan golf…