
Pengelolaan Limbah
Bentuk Limbah
- Limbah padat
- Limbah cair
- Limbah gas dan partikel
- Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)
Penanganan Limbah Padat
• Penimbunan: open dumping dan sanitary landfill
• Open dumping: sampah dikumpulkan dan ditimbun begitu saja dalam lubang yang dibuat pada suatu lahan, biasanya di lokasi tempat pembuangan akhir (TPA).
• Dampak negatifnya:
• Menimbulkan berbagai hama dan kuman penyebab penyakit
• Menimbulkan bau busuk dan Gas metan.
• Cairan yang tercampur dengan sampah dapat merembes ke tanah dan mencemari tanah serta air.
• Bersama rembesan cairan tersebut, dapat terbawa zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
Sanitary Landfill
• Sampah ditimbun dalam lubang yang dialasi lapisan lempung dan lembaran plastik untuk mencegah perembesan limbah ke tanah.
• Sampah yang ditimbun dipadatkan, kemudian ditutupi dengan lapisan tanah tipis setiap hari. Hal ini akan mencegah tersebarnya gas metan yang dapat mencemari udara dan berkembangbiaknya berbagai macam penyebab penyakit.
• Sanitary landfill modern: dibuat sistem lapisan ganda yaitu plastik, lempung, plastik, dan lempung. Kemudian dibuat pipa-pipa saluran untuk mengumpulkan cairan serta gas metan yang terbentuk dari proses pembusukan sampah. Gas tersebut kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.
Kekurangan Metode Penimbunan
• memerlukan lahan yang luas. Sampah akan terus dihasilkan sementara lahan semakin berkurang.
• Masih ada kemungkinan terjadi kebocoran lapisan sehingga zat-zat berbahaya dapat merembes dan mencemari tanah serta air.
• Gas metan yang terbentuk dalam timbunan mungkin saja mengalami akumulasi dan beresiko meledak.
Insinerasi
• Insinerasi adalah pembakaran limbah padat menggunakan suatu alat yang disebut insinerator.
• Kelebihannya:
• volume sampah berkurang mencapai 90 %.
• menghasilkan panas yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik atau untuk memanaskan ruangan.
• Jenis limbah padat yang cocok untuk insinerasi di antaranya adalah kertas, plastik, dan karet, sedangkan contoh jenis limbah padat yang kurang sesuai untuk insinerasi adalah kaca, sampah makanan, dan baterai.
• Kelemahannya
• biaya operasi yang mahal.
• menghasilkan asap buangan yang dapat menjadi pencemar udara
• abu pembakaran yang kemungkinan mengandung senyawa berbahaya.

