
Investasi Berkelanjutan
Kategori Investasi Berkelanjutan
1. Lingkungan
a. jejak karbon
b. emisi
c. penggunaan air
d. konservasi
e. keanekaragaman hayati
f. deforestasi
g. limbah
2. Sosial
a. hak asasi manusia
b. keragaman
c. kesehatan dan keselamatan
d. pengembangan masyarakat
3. Tata kelola
a. transparan
b. anti-korupsi
c. kontribusi politik
Komoditas Strategis Tapsel
– Kopi
– Salak
– Kelapa sawit,
– karet
– beras
– kakao
Komoditas Unggulan: Kopi
Rantai Nilai Kopi

Kendala Supply Chain Management
– Material
* Benih, pupuk, pestisida,
* Lahan terfragmentasi.
– Pengolahan
* Kering, Basah dan penggilingan jarang dilakukan oleh petani kecil perorangan
alat dan mesin yang terbatas
– Pengumpulan
* Biji kopi yang telah diproses kemudian diperdagangkan dengan pengumpul atau pedagang lokal
– Pengolahan Lanjutan:
* penyangraian
* pencampuran
* dekafeinasi
* Pengemasan
– Marketing
* Supermarket
* toko khusus
* kedai kopi
* toko online
* diekspor
Bottlenecks
– Umur Tanaman
* Kopi dapat bertahan hingga 80 tahun dengan pengelolaan yang baik;
* Umur ekonomisnya sekitar 30 tahun sedangkan 5-20 tahun dapat dikatakan sebagai usia produktif
* Rata-rata umur tanaman kopi di kalangan petani kecil sekitar 30 tahun.
* Penanaman kembali telah didorong sebagai cara untuk meningkatkan produksi.
– Pengolahan pasca panen
* proses kering dan basah
* penyangraian
* pengemasan
– Pemasaran
* kopi Tapsel relatif belum dikenal di kalangan penikmat kopi baik di dalam negeri maupun di dunia.
* Diberi label dan diekspor sebagai bagian dari merek Mandheling
* Dewasa ini para petani mendorong branding produk kopi sipirok yang mulai mendapatkan pengakuan global.



