Sustainable Investment Action Plan (SIAP) untuk Tapanuli Selatan

Strategi Investasi Tapanuli Selatan

Strategi Investasi
1. Kebijakan
2. Penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas
3. Infrastruktur

Kebijakan
1. Peraturan atau kebijakan yang mempermudah proses penanaman modal di Tapsel
2. Proses investasi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel serta menghilangkan pungutan atau retribusi yang tidak perlu yang dapat mengganggu iklim investasi
3. Kebijakan investasi harus fokus pada komoditas unggulan di Tapanuli Selatan seperti salak dan kopi.
4. Kebijakan terkait promosi potensi daerah dan komoditas unggulan dilakukan secara masif dan terstruktur serta melibatkan lintas sektoral.
5. Bappeda harus menjadi aktor utama koordinasi lintas sektoral. Bappeda mengidentifikasi dan mengkoordinir instansi-instansi yang terkait langsung dengan pelaksanaan SITANTRI di kabupaten
6. Sinergitas program dan kegiatan lintas sektor. Breakdown konsep SITANTRI dari pemerintah provinsi ke tingkat program dan kegiatan dan kemudian mengintegrasikannya ke dalam RPJMD atau rencana kerja tahunan

Penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas
1. Memperkuat Posisi Tawar Petani Dalam Mengakses Dana Dan Menarik Investasi. Pemkab Tapsel Dapat Memfasilitasi Pembentukan Asosiasi Kelompok Tani (Gapoktan) Atau Koperasi Untuk Komoditas Unggulan Atau Campuran. Dengan Status Ini, Dan Dukungan Dari Pemprov Dengan Membentuk Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Akses Pendanaan Akan Lebih Mudah.
2. Menyusun Strategi Peningkatan Kapasitas Yang Terstruktur Dan Terorganisir. Pelatihan Diarahkan Untuk Meningkatkan Keterampilan Petani Dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Komoditas, Pengelolaan Pertanian, Akses Pendanaan Dan Pengelolaan Keuangan.
3. Lembaga Donor Dan CSO Yang Bergerak Di Bidang Pertanian, Lingkungan Dan Pemberdayaan Masyarakat Harus Dilibatkan Dan Dibangun Secara Sinergis Oleh Pemkab Tapsel.

Infrastruktur

Exit mobile version