Sistem Informasi atau Information System | DR. Arif Zulkifli Nasution

Sistem Informasi atau Information System

Data concept: computer keyboard with word Information Systems on enter button background, 3d render

Definisi Sistem Informasi
Turban, McLean, dan Wetherbe: Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik
Wilkinson: Sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumberdaya(manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjadi keluaran(informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan

Sistem Informasi merupakan suatu kombinasi teratur dari orang-orang, hardware, software, jaringan komunikasi dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi.
Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu.

Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.
Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai yang disebut transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.

Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk menghasilkan informasi.
Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf, angka, bentuk suara, sinyak, gambar, dsb.

Informasi yang berkualitas harus akurat, tepat pada waktunya dan relevan.
• Akurat
Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan terjadi gangguan yang dapat merubah atau merusak informasi tersebut.
• Tepat waktu
Berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal bagi organisasi. Saat ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi itu didapat sehingga diperlukan teknologi-teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.
• Relevan
Berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya.

Apakah Sistem Informasi Itu
Sistem Informasi dapat dibedakan menjadi 2, sisteminformasi manual dan sistem informasi berbasis komputer (CBIS)
CBIS atau selanjutnya disebut sistem informasi (SI) saja adalah jenis sistem informasi yang menggunakan komputer

Contoh Sistem Informasi
Sistem reservasi pesawat terbang
Sistem pemesanan transportasi online

Sifat Sistem Informasi
– Tidak harus kompleks
– Bisa saja menggunakan sebuah komputer

Kemampuan SI
– Melaksanakan komputasi numerik, ervolume besar, dengan kecepatan tinggi.
– Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antarorgansiasi yang murah, akurat, dan cepat.
– Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses.
– Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan murah.

Peranan Sistem Informasi
– Berpartisipasi dalam pelaksanaantugas-tugas Otomasi
– Mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendali dalam sebuah subsistem.
– Mengkoordinasikan subsistem-subsistem.
– Mengintegrasikan subsistem-subsistem.

Jenis-jenis Sistem Informasi
Sistem Pendukung Operasi
1. Sistem Pemrosesan Transaksi
2. Sistem Pengendalian Operasi
3. Sistem Kerjasama Perusahaan
Sistem Pendukung Manajemen
1. Sistem Informasi Manajemen
2. Sistem Pendukung Keputusan (DSS)
3. Executive Information System

Kategori Lain dari Sistem Informasi
1. Sistem Pakar
2. Sistem Manajemen Pengetahuan
3. Sistem Informasi Strategis
4. Sistem Bisnis Fungsional

Peranan TI
– Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses.
– Teknologi memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap suatu tugas atau proses.
– Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulantugas atau proses

Pengaruh TI dalam Proses Bisnis
Aturan lama: Manajer membuat semua keputusan
Teknologi informasi: Perangkat pendukung keputusan (akses basis data, perangkat lunak pemodelan)
Aturan baru: Pembuatan keputusan adalah bagian pekerjaan dari setiap orang

Aturan lama: Hanya para pakar yang dapat melaksanakan pekerjaan kompleks
Teknologi informasi: Sistem pakar (expert system)
Aturan baru: Orang awam dapat melakukan pekerjaan seorang pakar

Aturan lama: Informasi hanya dapat muncul dalam satu tempat pada satu saat
Teknologi informasi: Berbagi basis data
Aturan baru: Informasi dapat muncul di banyak tempat secara serentak ketika diperlukan

Aturan lama: Petugas lapangan memerlukan tempat yang digunakan untuk menerima, menyimpan, mengambil, dan mengirimkan informasi
Teknologi informasi: Komunikasi data tanpa kabel dan komputer portabel
Aturan baru: Petugas lapangan dapat mengirim dan menerima informasi kapan saja diperlukan

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top