Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja | DR. Arif Zulkifli Nasution

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Philosophy
Upaya untuk menjamin Keselamatan dan Kesehatan tenaga kerja dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat yang sejahtera.

DEfinisi K3
Keselamatan kerja adalah sebuah kondisi di mana para karyawan terlindungi dari cedera yang disebabkan oleh berbagai kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan.
Kesehatan kerja adalah sebuah kondisi di mana para karyawan terbebas dari berbagai penyakit fisik dan emosional yang disebabkan oleh pekerjaan.

Pengertian K3
Occupational Health and Safety concern the application of scientific principles in understanding the nature of risk to the safety of people and property in both industrial & non industrial environments. It is multi disciplinary profession based upon physics, chemistry, biology and behavioral sciences with applications in manufacturing, transport, storage and handling of hazardous material and domestic and recreational activities. (OSHA, USA)

Pengertian K3
– Promosi dan memelihara derajat tertinggi semua pekerja baik secara fisik, mental, dan kesejahteraan sosial di semua jenis pekerjaan.
– Untuk mencegah penurunan kesehatan pekerja akibat kondisi pekerjaan mereka.
– Melindungi pekerja pada setiap pekerjaan dari resiko yang timbul serta faktor-faktor yang mengganggu kesehatan.
– Penempatan dan memelihara pekerja di tempat yang sesuai dengan kondisi fisiologis dan psikologis pekerja, dan untuk menciptakan kesesuaian antara pekerjaan dengan pekerja dan setiap orang dengan tugasnya.

Tujuan K3
– Mencegah/ mengadakan usaha pencegahan agar karyawan tidak mendapat luka/cidera/mati
– Tidak terjadinya kerugian / kerusakan pada alat /material/produksi
– Upaya pengawasan thd 4 M yaitu : manusia, material, mesin, metode kerja yang dapat memberikan lingkungan kerja aman dan nyaman sehingga tidak terjadi kecelakaan

Prinsip K3
– Setiap pekerjaan bisa dilakukan dengan selamat
– Kecelakaan pasti ada sebabnya
– Penyebab kecelakaan harus dicegah/ ditiadakan

Bekerja dengan aman dan selamat:
– Mengetahui pekerjaan yang akan dilakukan
– Mengetahui langkah/tahapan pekerjaan tersebut
– Mengetahui bahaya-bahaya nya
– Mengetahui cara mengendalikan bahaya-bahaya tersebut

Pentingnya K3
– Menyelamatkan karyawan, dari : sakit, kesedihan, kehilangan masa depan, kehilangan gaji/nafkah
– Menyelamatkan keluarga, dari : kesedihan, masa depan yg tak menentu, kehilangan pendapatan
– Menyelamatkan perusahaan, dari : kehilangan tenaga kerja, pengelauaran biaya akibat kecelakaan, kehilangan waktu karena terhenti kegiatan, melatih atau mengganti karyawan yang celaka, bahkan bisa sampai terhentinya produksi

Langkah-langkah Penerapan Sistem Manajemen K3
1. Menyatakan komitmen
2. Menetapkan Cara Penerapan
3. Membentuk Kelompok Kerja Penerapan
4. Menetapkan Sumber Daya Yang Diperlukan
5. Kegiatan Penyuluhan
6. Peninjauan Sistem
7. Penyusunan Jadwal Kegiatan
8. Pengembangan Sistem Manajemen K3
9. Penerapan Sistem

Sasaran K3
Ref. UU 1 Th 1970
1. Melindungi para pekerja dan orang lainnya di tempat kerja (formal maupun informal)
2. Menjamin setiap sumber produksi dipakai secara aman dan efisien
3. Menjamin proses produksi berjalan lancar

Alasan Pentingnya K3
1. Human Rights
2. Regulations
3. Hazard and Risk

Perlunya Menjalankan Program Keselamatan Kerja
1. Mencegah kerugian fisik dan finansial yang bisa diderita karyawan.
2. Mencegah terjadinya gangguan terhadap produktivitas perusahaan.
3. Menghemat biaya premi asuransi.
4. Menghindari tuntutan hukum.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top