Lingkungan

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)

Strategi Pendanaan

  • Kemampuan swadaya masyarakat setempat (material lokal, tenaga kerja)
  • Pinjaman komersial melalui lembaga keuangan, seperti; Dana pemberdayaan corporasi dengan bunga lunak seperti Program Kemitraan Bina Lingkungan ( PKBL ) Koperasi Energi Hijau
  • Subsidi dari Pemerintah Daerah (atau Pusat)
  • Bantuan berupa Hibah dari  lembaga donor, dan Lembaga Kerjasama Teknik MISALNYA GIZ

Faktor Ekonomi

  • Pembangunan  fisik  PLTMH  dapat  dibagi  3  Pekerjaan  masing-masing  :
    • Pekerjaan Civil dibangun dari biaya kerjasama dengan pihak lain atau anggaran pemerintah
    • Pekerjaan/ penyediaan Mechanical dan electrical berupa Turbine, Electrical Load Control (ELC),  Panel  listrik  dan  Generator  dari  biaya  lembaga donor misalnya GTZ
    • pengadaan/ pemasangan  Instalasi  listrik  dilakukan  atas  biaya  swadaya  masyarakat  pemanfaat
  • Menurut  GTZ,  biaya  investasi  awal  untuk  sebuah  pembangkit listrik tenaga air berkisar antara US$ 1500 per kW sampai dengan US$ 7000 per kW,  tergantung dari kondisi lapangan, sedangkan biaya pemeliharaan ditetapkan sebesar 3% dari biaya investasi awal untuk setiap tahunnya

Faktor Teknis

  • Dari aspek Tenaga Air, Mikrohidro memerlukan dua hal yaitu debit dan ketinggian jatuh (head) untuk menghasilkan tenaga yang bermanfaat.
  • Debit air

Debit di suatu lokasi di sungai dapat diperkirakan dengan cara berikut :

    • Pengukuran di lapangan (di lokasi yang ditetapkan).
    • Berdasarkan data debit dari stasiun di dekatnya.
    • Berdasarkan data hujan.
    • Berdasarkan pembangkitan data debit.
  • Pengukuran debit di lapangan dapat dilakukan dengan membuat stasiun pengamatan  atau  dengan  mengukur  debit  di bangunan  air  seperti bendung dan peluap.
  • Bentuk  pembangkit  tenaga  mikro hidro  bervariasi,  tetapi prinsip  kerjanya adalah  sama,  yaitu:    Perubahan  tenaga  potensial  menjadi  tenaga  elektrik (listrik)”.  Perubahan  memang  tidak  langsung,  tetapi  berturut-turut  melalui
  • perubahan sebagai berikut:
    • Tenaga potensial menjadi tenaga kinetik
    • Tenaga kinetik menjadi tenaga mekanik
    • Tenaga mekanik menjadi tenaga listrik
  • Tenaga  potensial  adalah  tenaga  air  karena  berada  pada  ketinggian.  Energi kinetik adalah tenaga air karena mempunyai kecepatan. Tenaga mekanik adalah tenaga  kecepatan  air  yang  terus  memutar  kincir/turbin.  Tenaga  listrik  adalah hasil dari generator yang berputar akibat berputarnya kincir/turbin

Langkah-Langkah

  • Menghitung jarak akses ke lokasi PLTMH lengkap dg sarana transportasinya yg digunakan utk masuk ke desa.
  • Melakukan pengukuran debit air sungai minimal pada 2 titik.
  • Menentukan titik letak rencana Power House, jalur Penstock, bak penenang, jalur saluran pembawa dan bendung.
  • Melakukan pengukuran beda tinggi (head) dari titik rencana Power House ke Bak penenang.
  • Membuat sketsa catment area sungai.
  • Mengukur jarak dari titik potensi ke pusat desa, panjang jalan desa dan menbuat pata desanya.
  • Mendapatkan data–data penduduk, ekonomi dan sosial masyarakat.
  • Melakukan sosialisasi terhadap pembangunan PLTMH.
Contoh Rancangan PLMTH

Dari Aspek Ke-teknik Sipil-an, sistem mikrohidro secara umum terdiri dari:

  • intake,
  • saluran pembawa,
  • bak penenang,
  • pipa pesat dan
  • rumah pembangkit

Komponen PLTMH secara umum terdiri dari
• Bendung
Bendung adalah pembatas yang dibangun melintas sungai yang dibangun untuk mengubah karakteristik aliran sungai. Bendung merupakan sebuah kontruksi yang lebih kecil dari bendungan yang menyebabkan air menggenang membentuk kolam tetapi mampu melewati bagian atas bendung.
• Saringan (Sand trap)
Saringan ini dipasang didepan pintu pengambilan air, berguna untuk menyaring kotoran–kotoran atau sampah yang terbawa sehingga air menjadi bersih dan tidak mengganggu operasi mesin PLTMH.

• Pintu pengambilan air (Intake)
Pintu Pengambilan Air adalah pintu yang dipasang diujung pipa danhanya digunakan saat pipa pesat dikosongkan untuk melaksanakn pembersihan pipa atau perbaikan.
• Pipa pesat (Penstok)
Fungsinya untuk mengalirkan air dari saluran penghantar atau kolam tando menuju turbin. Pipa pesat mempunyai posisi kemiringan yang tajam dengan maksud agar diperoleh kecepatan dan tekanan air yang tinggi untuk memutar turbin. Konstruksinya harus diperhitungkan agar dapat menerima tekanan besar yang timbul termasuk tekanan dari pukulan air. Pipa pesat merupakan bagian yang cukup mahal, untuk itu pemilihan pipa yang tepat sangat penting.

• Katub utama (main value atau inlet value)
Katub utama dipasang didepan turbin berfungsi untuk membuka aliran air, menstart turbin atau menutup aliran (menghentikan turbin). Katup utama ditutup saat perbaikan turbin atau perbaikan mesin dalam rumah pembangkit. Pengaturan tekanan air pada katup utama digunakan pompa hidrolik.
• Power House
Gedung Sentral merupakan tempat instalasi turbin air, generator, peralatan bantu, ruang pemasangan, ruang pemeliharaan dan ruang kontrol

Previous page 1 2 3 4
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button