Pemasaran Global atau Global Marketing | DR. Arif Zulkifli Nasution

Pemasaran Global atau Global Marketing

Definisi Pemasaran Global
Pemasaran global adalah pemasaran yang menerima adanya kesamaan pasar dunia (bersifat geosentris) yang kompleks melalui integrasi aktivitas- aktivitas pemasaran dosmetik, luar negeri, maupun internasional yang dapat menimbulkan sinergi dengan tetap mempertahankan tujuan strategis organisasi dan keunggulan bersaing sebagai kekuatan atas usaha-usaha pemasaran global. Keberadaan teknologi informasi, transportasi dan komunikasi yang semakin canggih sangat mendukung keberadaan pasar global dan lebih mendekatkan jarak yang jauh serta mempercepat waktu yang lama

Manfaat Memasuki Pasar Global
1. Market Power Teori
• Perusahaan dapat memperkuat posisinya di pasar melalui strategi kerjasama dengan perusahaan lain.
• Caranya : a. Offensive coalition (mengurangi pasar para pesaing atau membuat pesaing mengalami kenaikan biaya produksi atau distribusi. b. Deffensive coalition (membentuk hambatan masuk)

2. Transaction Cost Economics
• Kemitraan untuk mengurangi biaya dalam mengorganisasi transaksi bisnis internasional

3. Agency Teori
• Perbedaan kepentingan share holder (pemegang saham) dengan para manajer (agents) dalam pemisahan antara kepemilikan dan pengawasan dalam praktik bisnis modern. Para pemegang saham berusaha menekan resiko yang ditimbulkan oleh para manajer

4. Increasing Return Theori
• Perusahaan perlu melakukan aliansi untuk menjadi pemain utama dan firs mover terutama untuk perusahaan berteknologi tinggi ( Produk produk Microsoft masuk kepasar lebih awal dan banyak konsumen terbiasa dengan sistem tersebut )

5. Resources – Base View
• Kemitraan dijalin dalam rangka memadukan kemampuan, pengetahuan, teknologi dan sumberdaya yang saling melengkapi antar mitra bisnis, sehingga semua pihak dapat meraih keunggulan kompetetif bersama

6. Behavioural Perspective
• Proses relasional yang dialami selama perusahaan selama proses ekspansif, diantara komitmen, trust dan kepuasan yang saling menguntungkan dan meningkat goodwill mitra bisnis

7. Organisational Learning / Knowledge
• Perusahaan meningkatkan posisi kompetitifnya dengan cara mempelajari keahlian dan kemampuan baru dari perusahaan partner

8. Political Economy
• Motif utamanya adalah untuk mendapatkan bargaining power superior yang ditimbulkan dari sumberdaya dan kemampuan yang dimiliki perusahaan
• Perusahaan yang memiliki dan mengendalikan sumberdaya yang tidak dapat dicarikan subtitusinya mempunyai kelebihan untuk mendominasi dan mengendalikan

9. Strategik Management Theori
• Tujuan strategis yang ingin dicapai perusahaan melalui kebijakan, struktur dan rencana yang dibuat untuk mencapai tujuan tersebut.
• Disamping untuk pengembangan usaha keluar negeri untuk mendapatkan keunggulan kompetitif tertentu : seperti akses pasar

Motif – Motif Melakukan Pemasaran Global
• Mencapai skala ekonomis ( economies of scale) dan pembelajaran (leaning) bersama dengan mitra bisnis
• Mendapatkan akses ke aset perusahaan lain seperti teknologi, pasar, modal, kapasitas produksi, produk atau tenaga kerja
• Memperkecil resiko, terutama dalam menanggung modal yang besar misalnya untuk kegiatan penelitian dan pengembangan ( R & D)
• Membentuk suatu pasar, misalnya mengurangi kapasitas pada pasar yang telah matang (mature)
• Keinginan untuk dapat memasuki pasar secara lebih cepat.
• Organisasi yang membutuhkan joint venture karena membutuhkan sumberdaya, terutama dana, keahlian dan tenaga ahli

Strategi memasuki pasar internasional
1. Tujuan perusahaan berkaitan dengan 3 aspek berikut :
a. Volume bisnis internasional yang diharapkan.
b. Lingkup geografis.
c. Jangka waktu keterlibatan perusahaan dalam pemasaran global.
2. Ukuran (volume) penjualan dan asset perusahaan.
3. Lini produk dan sifat produk yang dihasilkan perusahaan.
4. Persaingan dalam pasar luar negeri.

Langkah-langkah dalam memasuki pasar global
a. Proses Segmentasi Pemilihan pasar sasaran dimulai dengan segmentasi pasar, yaitu teknik membagi dan mengelompokkan setiap negara kedalam kelompok-kelompok yang homogen. Setiap segmen memiliki karakteristik yang relative sama dalam hal daya tanggapnya terhadap berbagai aspek strategi pemasaran.

Proses segmentasi
1. Mengembangkan taksonomi pasar untuk mengklasifikasikan pasar dunia.
2. Mengelompokkan semua negara ke dalam kelompok- kelompok homogen yang memiliki karakteristik yang sama, sesuai dengan kriteria atau dimensi yang digunakan dalam taksonomi pasar.
3. Menentukan metode yang secara teoritis paling efisien untuk melayani masing-masing kelompok atau segmen.
4. Memilih kelompok yang memiliki kesesuaian paling tinggi antara kemampuan perusahaan (produk, jasa, kekuatan) dan persyaratan kelompok yang bersangkutan.
5. Menyesuaikan klasifikasi ideal di atas dengan hambatan yang dijumpai dalam dunia nyata (hambatan hukum dan politik, budaya, dan lain-lain).

b. Proses Riset Pemasaran
1. Melakukan analisis situasi lingkungan pemasaran global.
2. Mengidentifikasi masalah pemasaran yang dihadapi.
3. Menentukan tujuan yang ingin dicapai.
4. Mengestimasi nilai riset bagi perusahaan.
5. Menyusun rancangan riset.
6. Implementasi riset pemasaran.
7. Mempersiapkan laporan riset.

Kriteria Pemilihan Strategi
1. Ukuran Pasar dan Pertumbuhan
2. Risiko
3. Peraturan-peraturan Pemerintah
4. Lingkungan Persaingan
5. Infrastruktur Lokal (Pasar dan Ekonomi)
6. Sumber Daya Internal, Aset dan Kemampuan Perusahaan
7. Fleksibilitas

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top