Manajemen Waktu atau Time Management | DR. Arif Zulkifli Nasution

Manajemen Waktu atau Time Management

Manajemen merupakan suatu pendekatan yang dinamis dan proaktif dalam menjalankan suatu kegiatan di organisasi. Manajemen mencakup kegiatan planning, organizing, actuating, controlling (POAC) terhadap staf, sarana, dan prasarana dalam mencapai tujuan organisasi.

Menurut Siswanto, manajemen adalah seni dan ilmu dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, permotivasian, dan pengendalian terhadap orang serta mekanisme kerja untuk mencapai tujuan. Menurut Herujito (2001) manajemen adalah pengelolaan suatu pekerjaan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan cara menggerakkan orang-orang lain untuk bekerja.

Manajemen waktu sangat diperlukan dalam hidup ini, namun kita dalam sehari-hari atau dalam kehidupan, jarang sekali kita jumpai mengenai manajemen waktu ini. Yang banyak beredar seperti manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan dan sebagainya. Namun sedikit sekali yang mengulas tentang pentingnya manajemen waktu. Padahal suatu manajemen lain tidak akan berdiri dengan tegak dan kokok jika pelakunya tidak tahu menahu tentang Manajemen waktu.

Macan (1994) menyebutkan manajemen waktu sebagai pengaturan diri dalam menggunakan waktu seefektif dan seefisien mungkin dengan melakukan perencanaan, penjadwalan, mempunyai kontrol atas waktu, selalu membuat prioritas menurut kepentingan, serta keinginan untuk terorganisasi.

Mengingat terbatasnya waktu yang kita miliki, dan karena waktu tidak dapat kembali lagi, maka kita perlu belajar bagaimana mengelola waktu agar kita mendapat manfaat sebesar-besarnya dari waktu yang singkat ini. Itu yang dilakukan oleh orang-orang besar dalam hidupnya.

Dalam perjalanan hidup seringkali rencana tidak berjalan mulus. Ada saja hambatan-hambatan yang muncul di luar rencana sehingga dapat mengakibatkan tertundanya pencapaian tujuan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi di luar dugaaan maka kita perlu mengenal waktu dengan lebih mendalam agar dapat mengelola pemanfaatannya dengan lebih baik.

Untuk dapat mengatur atau me-manage waktu secara baik dan tepat diperlukan pemahaman mengenai prinsip dasar manajemen waktu supaya dapat berhasil dan memiliki daya guna, berikut di bawah ini yaitu prinsip dasar dari manajemen waktu yang harus di perhatikan:
1. Selalulah aktif, bukan reaktif
2. Tentukan sasaran
3. Tentukan prioritas dalam tindakan
4. Pertahankan fokus kita
5. Lakukan sekarang (Do It Now)
6. Seimbangkan hidup Kita
7. Kualitas pekerjaan Kita, bukan berapa lama Kita mengerjakannya.
8. Manfaat pekerjaan Kita, bukan jumlah waktu yang Kita berikan.
9. Perpanjangan jumlah amal Kita, bukan perpanjangan waktu.
10. Belajarlah Membagi waktu dengan orang lain

Sistem manajemen waktu yang sesuai dengan kebutuhan bisa membantu kita dalam menyelesaikan tugas pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat. Apapun prioritasnya, mempelajari bagaimana cara mengatur waktu akan membantu kita dalam mencapai target atau tujuan yang sudah di tetapkan sebelumnya, inilah beberapa apa alasan mengapa kita harus mengatur waktu:
• Dapat membantu kita membuat prioritas. Seperti misalnya, manakah yang harus di dahulukan mengerjakan tugas kantor atau bermain golf dengan kolega.
• Dapat mengurangi kecenderungan untuk menunda-nunda tugas atau pekerjaan.
• Dapat membantu kita menghindari “tabrakan waktu”. Seperti misalnya, dengan menulis semua aktivitas, tugas, janji, pesan dan pengingat Kita hanya disatu tempat, akan membantu kita memastikan bahwa dua atau tiga kegiatan tidak dilaksanakan pada waktu yang bersamaan. Jika terjadi tabrakan waktu, kita akan mengetahui sejak awal dan memungkinkan untuk mengatur kembali jadwal kita.
• Dapat memberi kita kebebasan dan kendali. Manajemen waktu tidak akan membatasi ruang gerak seseorang. Sebuah kendali terhadap bagian dari hari kita, memungkinkan kita untuk menjadi fleksibel pada hari-hari berikutnya.
• Dapat membantu mengevaluasi kemajuan kita. Jika kita menyadari bahwa kita dapat membaca 75 halaman perminggu, sedangkan pada minggu ini kita hanya membaca 60 halaman, maka kita memerlukan kalkulator untuk mengetahui bahwa kita memang tertinggal pada minggu ini. Dan dengan begitu kita akan tau, ‘sedang dalam posisi apa saya ini?’ artinya dibutuhkan sedikit waktu untuk mengejar ketertinggalan itu. Dan keuntungan buat kita, kita dapat langsung menyadarinya, dan segera bertindak untuk itu.
• Dapat membantu kita untuk bekerja secara lebih efektif dan efesien dengan skala prioritas.
• Dapat menjauhkan kita dari depresi, stress karena dengan menerapkan manajemen waktu kita dapat mengontrol setiap pekerjaan atau tugas dan tanggal waktunya.
• Dan membuat kita menjadi lebih produktif.

Waktu perlu dikelola secara efektif dan efisien. Efektifitas terlihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Contoh penggunaan waktu efektif adalah beberapa orang memiliki Waktu Biologi yang berbeda. Ada orang yang bertipe seperti ayam jago, dimana waktu puncaknya adalah di pagi hari, tetapi ada pula orang yang bertipe seperti kalong yang energi puncaknya justru di malam hari. Yang paling penting setiap orang perlu mengenal kapan waktu-waktu puncaknya. Waktu Puncak adalah waktu di mana energi ktia dalam kondisi puncak, etos kerja tinggi, maka pada waktu-waktu ini adalah waktu yang paling baik menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang sulit dan berat, yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Pada waktu ini, biasanya pagi hari, penyerapan otak terhadap materi yang berat juga tinggi, sehinggi bagi mahasiswa dan dosen yang saling berinteraksi pada jam kuliah pagi hari akan memperoleh manfaat yang maksimal bagi kedua belah pihak.

Apabila pada Waktu Puncak kita mengerjakan pekerjaan yang ringan, itu berarti kita tidak memanfaatkan waktu secara efektif. Karena pada Waktu Lembah, energi dan semangat sudah menurun, sehingga bila kita menyelesaikan pekerjaan berat pada Waktu Lembah dapat dipastikan pekerjaan tidak dapat terselesaikan tepat waktu, dan pada akhirnya membuat kita frustrasi karena terpaksa harus menambah waktu lembur untuk menyelesaikannya.

Efisien waktu mengandung dua makna,yaitu: pengurangan waktu dari yang telah ditentukan, dan investasi waktu menggunakan waktu yang ada. Pengertian efisiensi menurut Mulyamah (1987;3) yaitu: “Efisiensi merupakan suatu ukuran dalam membandingkan rencana penggunaan masukan dengan penggunaan yang direalisasikan atau perkataam lain penggunaan yang sebenarnya”

Jika kita berbicara pengertian efisiensi waktu, maka yang menjadi input adalah waktu yang Tuhan berikan kepada kita yaitu 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Outputnya adalah semua pencapaian yang Kita dapatkan. Yang menjadi perhatian disini adalah input waktu bagi semua orang adalah sama. Namun, kita lihat pencapaian setiap orang berbeda. Hal tersebut karena efisiensi yang dimiliki setiap orang dalam memanfaatkan waktu berbeda-beda. Ada orang, yang dalam sehari mampu menghasilkan uang Rp 2,5 milyar dalam sehari. Namun ada juga orang yang menghasilkan Rp 25.000 dalam sehari. Ada orang yang mampu mendakwahi jutaan orang, ada juga yang untuk keluarganya sendiri tidak mampu.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top