Lingkungan Luar Organisasi atau Outside Organizational Environment | DR. Arif Zulkifli Nasution

Lingkungan Luar Organisasi atau Outside Organizational Environment

Lingkungan Organisasi
1. Lingkungan Internal Organisasi (Internal Environment) yaitu Lingkungan yang berada di dalam organisasi yang terdiri dari karyawan, manajemen dan budaya organisasi
2. Lingkungan Eksternal Organisasi/Lingkungan Organisasi (Organizational Environment) yaitu meliputi semua elemen yang berada di luar organisasi tetapi berpotensi mempengaruhi organisasi. Lingkungan ini terdiri atas :
a. Lingkungan Umum (General Environment) merupakan Lapisan lingkungan eksternal yang mempengaruhi organisasi secara tidak langsung. Termasuk dalam lingkungan ini antara lain dimensi internasional, teknologi, sosiokultur, ekonomi dan legal politik.
b. Lingkungan Tugas (Task Environment) yaitu Lapisan lingkungan eksternal yang secara langsung mempengaruhi operasi dan kinerja organisasi. Lingkungan ini meliputi pesaing, pemasok, pelanggan dll.

Filsafat Manajemen
Fisafat
Philein = cinta (hasrat, kemauan atau keinginan yang besar, berkobar-kobar, sungguh-sungguh)
Sophia = kebijakan (kebenaran sejati atau kebenaran yang sungguh-sungguh)
Filsafat = hasrat, kemauan, atau keinginan akan kebenaran sejati

Filsafat (Moekijat)
Suatu sistem pemikiran yang menjelaskan gejala tertentu dan memberikan serangkaian prinsip-prinsip untukh memecahkan probelema-problema yang ada berhubungan pencapaian tujuan tertentu..

Unsur-unsur filsafat :
1. suatu tujuan tertentu
2. beberapa nilai yang berhubungan dengan tujuan tersebut.
3. keyakinan pada pihak penganut, bahwa nilai-nilai dan tujuan akhir adalah bernilai untuk dikejar.

Filsafat Manajemen
Adalah bagian terpenting dari pengetahuan dan kepercayaan yang memberikan dasar yang luas untuk menetapkan pemecahan terhadap problem manajerial.

Faktor-faktor dalam Filsafat Manajemen :
1. Kepentingan umum
2. Tujuan usaha
3. Pimpinan pelaksana
4. Kebijakan
5. Fungsi
6. Faktor dasar
7. Struktur organisasi
8. Prosedur
9. Moral kerja

KERANGKA TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN
Adalah dimensi tanggung jawab sosial yang diembang oleh manajemen yang berisi tentang hubungan kemanusiaan, penetapan harga, hubungan-hubungan karyawan, pelestarian sumber daya, mutu dan keamanan produk, dan operasi hak asasi manusia.

Pandangan tanggung jawab sosial
Pandangan klasik
Tokoh Pendukung : Milton Friedman (Ahli ekonomi dan pemenang nobel)
Menurut aliran ini : berpandangan bahwa satu-satunya tanggung jawab manajemen adalah untuk memaksimalkan keuntungan/laba:
Maka implikasinya :
1. kebanyakan manajer sekarang ini adalah manajer profesional, yang berarti mereka tidak memiliki perusahaan yang mereka jalankan.
2. Manajer memutuskan sumber daya untuk organisasi bagi kebaikan sosial
3. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan mikro.
4. Terdapat tekanan kompetitif bagi investasi tertinggi.

Pandangan sosial ekonomi (the sosioeconomic view)
Menurut pandangan ini : bahwa tanggung jawab sosial manajemen jauh mempaui sekedar memperoleh laba melainkan juga mencakup melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut pandangan ini :
1. Zaman sudah berubah, harapan masyarakat berubah .
2. Para manajer seharusnya prihatin dengan memaksimalkan pendapatan finansial jangka panjang.
3. Mereka harus menerima kewajiban-kewajiban sosial dan biaya-biaya yang menyertainya.
4. Panangan klasik itu melintas dihadapan realitas.

Argumen yang mendukung :
1. Harapan masyarakat
2. Laba jangka panjang
3. Kewajiban etis
4. Citra masyarakat
5. Lingkungan yang lebih baik
6. Menghambat peraturan pemerintah
7. Keseimbangan tanggungjawab dengan kekuasaan
8. Kepentingan-kepentingan pemegang saham
9. Kepemilikan sumber-sumber
10. Keunggulan pemegang atas penanganan masalah.

Argumen yang menentang
1. Menghalangi maksimali laba
2. Lunturnya tujuan
3. Biaya-biaya
4. Terlampau banyak kekuasaan
5. Kurangnya keterampilan
6. Kurangnya pertanggung jawaban
7. Kurangnya dukungan masyarakat luas

Tanggung jawab sosial : adalah suatu kewajiban perusahaan di luar tanggung jawab yang diminta oleh hukum dan ekonomi, untuk mengejar sasaran jangka panjang yang baik bagi masyarakat.
Kewajiban sosial : Kewajiban suatu bisnis untuk memenuhi tanggung jawab ekonomi dan hukum.
Tanggapan sosial : kemampuan perusahaan untuk menyesuaikan dengan keadaan masyarakat yang berubah-ubah.

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN
Prinsip adalah : suatu hasil generalisasi yang telah diuji keabsahanya dan ternyata benar, serta dapat menjelaskan realita sehingga mampu meramalkan apa yang akan terjadi dalam keadaan yang sama.

Prinsip Manajemen menurut Henry Fayol
1. Pembagian kerja (division of work)
2. Wewenang dan tanggungjawab
3. Disiplin
4. Kesatuan perintah
5. Kesatuan arah
6. Sub ordinasi kepentingan
7. Balas jasa
8. Sentralisasi
9. Rantai skala
10. Ketertiban
11. Keadilan
12. Kesetabilan kerja
13. Inisiatif
14. Kesetiaan pada kelompk.

Tujuan manajemen:
1. Pembuatan keputusan
2. Meningkatkan efisiensi
3. Perwujudan konsistensi
4. Membuat penilaian kinerja

Sasaran Manajemen :
1. Mencari laba
2. Kepentingan pekerja
3. Kepentingan masyarakat dan pembeli
4. Kepentingan stake holders.

Jenis Manajer Berdasarkan Tingkatannya
1. Top Managers
Sekelompok kecil eksekutif yang mengelola keseluruhan organisasi, mereka menciptakan tujuan organisasi, strategi pencapaian dan kebijakan operasional (CEO, Pres Dir, Wk)
2. Middle Managers
Kelompok manajer yang paling banyak dlm organisasi, bartanggung jawab untuk mengimplementasikan kebijakan dan rencana yang dikembangkan oleh manajer puncak serta untuk mengevaluasi, supervisi dan mengkoordinasikan pekerjaan manajer bawahannya.
3. First-Line Managers
Mengawasi/supervisi dan mengkordinasikan aktifitas karyawan

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top