Fungsi Pengawasan atau control function | DR. Arif Zulkifli Nasution

Fungsi Pengawasan atau control function

Fungsi pengawasan
• Menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk melakukan akutansi atas perubahan social,ekonomi.
• Membantu menentukan apakah sumber daya dan pelayanan yang dimaksudkan untuk kelompok sasaran.

Tujuan pengawasan
• Mengatahui jalannya pekerjaan apakah lancar atau tidak.
• Memperbaiki kesalahan yang dbuat oleh pegawai.
• Mengetahui penggunaan budget yang telah ditetapkan dalam rencana awal yang terarah kepada sasarannya dan sesuai
dengan rencanakan.
• Mengetahui pelaksanaan kerja sesuai dengan program.
• Mengetahui hasil pekerjaan dibandingkan dengan yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Sifat – sifat pengawasan
• Politik
• Yuridis
• Administrative
• Fungsional
• Masyarakat
• Ekonomis
• Moril

Langkah-langkah pengawasan
Membuat planning (perencanaan): Adanya pelaksanaan dari aktfitas; Harus perlihat perubahaan yang terjadi; dan Bersifat ekonomi

Prinsip –prinsip pengawasan
• Memiliki motivasi
• Memiliki apa yang sedang dikerjakan
• Membandingkan yang diperoleh dari hasil yang diberikan
• Penerimaan hasil atau hak hasil

Syarat Pengawasan
• Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan.
• Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi
• Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan.
• Pengawasan harus obyektif,teliti,dan sesuai dengan standar.
• Pengawasan harus luwes atau fleksibel.
• Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi.
• Pengawasan harus ekonomis.
• Pengawasan harus mudah dimengerti.
• Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan atau koreksi.

Keuntungan pekerjaan pengawasan
• Tujuan lebih mudah dapat dicapai
• Menciptakan suasana keterbukaan dan kejujuran
• Menimbulkan rasa PeDe dan menghilangkan rasa curigaan dalam organisasi
• Menimbulkan rasa aman dan mendorong jiwa yang sehat
• Mendukung rasa saling memiliki
• Meningkatkan pikran yang sehat
• Meningkatkan PD dan produktifitas
• Transparan

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pengawasan
a) Perubahan Lingkungan Organisasi
Melalui fungsi pengawasan manajer mendeteksi perubahan-perubahan yang berpengaruh pada barang dan jasa organisasi, sehingga mampu menghadapi tentang atau memanfaatkan kesempatan yang diciptakan perubahan¬-perubahan yang terjadi.
b) Peningkatan Kompleksitas Organisasi
Semakin besar organisasi semakin memerlukan pengawasan yang lebih formal dan hati-hati. Berbagai jenis produk harus diawasi untuk menjamin bahwa kualitas dan profitabilitas tetap terjaga, penjualan eceran pada penyalur perlu dianalisa dan dicatat secara tepat.
c) Kesalahan-Kesalahan
Sistem pengawasan memungkinkan manajer mendeteksi kesalahan-kesalahan yang ada sebelum menjadi kritis.
d) Kebutuhan Manajer untuk mendelegasikan wewenang
Bilamana menejer mendelegaikan wewenang kepada bawahannya, tanggung jawab atasan itu sendiri tidak berkurang. Satu-satunya cara manajer dapat menentukan apakah bawahan telah melakukan tugas-tugas yang telah dilimpahkan kepadanya adalah dengan mengiplementasikan sistem pengawasan.

Proses Pengawasan Menurut G.R.Terry
1. Menentukan standar atau dasar bagi pengawasan.
2. Mengukur pelaksanaan
3. Membandingkan pelaksanaan dengan standar dan temukanlah perbedaan jika ada.
4. Memperbaiki penyimpangan dengan cara-cara tindakan yang tepat.

Metode controlling (pengawasan)
• metode bukan kuantitatif (non-quantitative)
• metode kuantitatif.

Metode Controlling Non-Kuantitatif
(1) pengamatan (control by observation),
(2) inspeksi teratur dan langsung (control by regular and spot inspection),
(3) pelaporan lisan dan tertulis (control by report),
(4) evaluasi pelaksanaan, dan
(5) diskusi antara manajer dan bawahan tentang pelaksanaan suatu kegiatan.

Metode Controlling Kuantitatif
1. Anggaran (budget) seperti :
a) anggaran operasi, anggaran pembelanjaan modal, anggaran penjualan, anggaran kas, dll, dan
b) anggaran-anggaran khusus, seperti planning-programming-budgeting systems (PPBS),dll.

2. Audit, seperti
a) internal audit,
b) external audit, dan
c) management audit.

3. Analisa break-even
4. Analisa Rasio
5. Bagan dan teknik yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan kegiatan, seperti Program Evaluation and ReviewTechnique, dll.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top