Budaya Organisasi atau Organizational culture | DR. Arif Zulkifli Nasution

Budaya Organisasi atau Organizational culture

Definisi Budaya Organisasi
• Budaya Organisasi adalah seperangkat nilai-nilai pokok, asumsi, pemahaman dan cara berfikir yang dimiliki bersama oleh anggota organisasi dan diajarkan kepada anggota baru.

Budaya Organisasi ada 3 tingkat :
1. Budaya Organisasi yang tampak (Visible) “cara berpakaian, simbol-simbol fisik, perayaan/ seremonial tata ruang kantor.
2. Budaya Organisasi yang tidak tampak (Invisible) “ disiplin dan makna prestasi.
3. Keyakinan yang paling dalam atau asumsi-asumsi yang tersembunyi “adanya keyakinan bahwa atasan tidak pernah salah-anak buah selalu salah atau konsumen adalah raja.

Tiga Konsep NILAI
1. NILAI
Keyakinan yang dipegang teguh dan tampil dalam tingkah laku.
2. NILAI YG MENDUKUNG (Espaused Values)
Nilai dan norma yang telah dibuat oleh organisasi.
(Mis: Keanekragaman, rasa hormat, dan integritas…)
3. NILAI YG DIPERANKAN (Enacted Values)
Nilai dan norma yang dimiliki karyawan.
(Mis : Sejauhmana nilai rasa hormat tercermin dalam perilaku setiap karyawan…)

Pemahaman Budaya Organisasi Penting Bagi Pemimpin
 Pemimpin diharapkan dapat lebih cepat melakukan perubahan dan menciptakan budaya organisasi yang adaptif, mampu mengatasi keadaan, situasi dan iklim persaingan global di luar organisasi
 Dengan penyesuaian budaya organisasi yang adaptif, pemimpin dapat membawa orang lebih maju di masa yang akan datang.

Fungsi Utama Budaya Organisasi
• Sebagai proses integrasi internal
“Budaya organisasi berfungsi sebagai pemersatu setiap komponen internal organisasi”
• Sebagai proses adaptasi eksternal
“Budaya organisasi berfungsi sebagai sarana untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan luar organisasi”

Empat fungsi budaya organisasi secara internal
1. Memberikan identitas organisasi kepada karyawannya
2. Memudahkan komitmen kolektif.
3. mendukung stabilitas sistem (hubungan) sosial antar personal.
4. Memudahkan karyawan memahami tujuan organisasi

Dua sifat budaya organisasi
• Budaya organisasi yang adaptif
“Budaya organisasi yang mampu menyesuaikan dengan lingkungan luar organisasi
• Budaya organisasi yg tidak adaptif
“Budaya organisasi yang tidak mampu menyesuaikan dengan lingkungan luar organisasi”

Bagaimana Budaya Ditanamkan Dalam Organisasi
1. Menggunakan filosofi, visi, misi, nilai-nilai dan material organisasi dalam rekruitmen, seleksi, dan sosialisasi.
2. Mendesain ruang kantor, lingkungan dan bangunan
3. Menggunakan slogan, bahasa, akronim, dan perkataan
4. Sistem penghargaan, simbol status dan kriteria promosi
5. Cerita, legenda dan mitos mengenai peristiwa atau orang-orang penting
6. Melalui program pelatihan dan pengajaran oleh para manajer dan supervisor
7. Teladan sikap pimpinan
8. Melalui sistem dan prosedur organisasi
9. Melalui tujuan-tujuan organisasi yg ingin dicapai.

Membentuk/Mempertahankan Budaya Organisasi
• Melalui perayaan
• Menggunakan cerita-cerita
• Menggunakan simbol-simbol
• Menggunakan bahasa spesifik
• Melakukan seleksi & sosialisasi
• Melalui tindakan sehari-hari

Pemahaman Budaya Organisasi Penting Bagi Pemimpin
 Pemimpin diharapkan dapat lebih cepat melakukan perubahan dan menciptakan budaya organisasi yang adaptif, mampu mengatasi keadaan, situasi dan iklim persaingan global di luar organisasi
 Dengan penyesuaian budaya organisasi yang adaptif, pemimpin dapat membawa orang lebih maju di masa yang akan datang.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top