
Aspek Pembiayaan
– Sumber Pendanaan untuk Investasi di Tapanuli Selatan
– Profil dan Struktur Investasi di Tapanuli Selatan
– Peluang dan Akses Pendanaan
– Peningkatan Kapasitas untuk Mengakses dan
– Memanfaatkan Pendanaan
Sumber Pendanaan untuk Investasi di Tapsel
Profil dan Struktur Investasi di Tapsel
– Pada tahun 2020, Kab Tapsel paling diminati investor untuk PMA dan PMDN. Tapsel tercatat sebagai kabupaten terbesar ke-2 untuk investasi setelah kota Medan. Bappeda menyebutkan kontribusi terbesar PMA dan PMDN di Tapsel secara keseluruhan berasal dari industri listrik, gas dan air, perumahan, pertambangan, makanan, jasa, logam, dan perkebunan.
– Regulasi di bidang penanaman modal, khususnya (PP) No.6 Tahun 2021 tentang Tata Cara Perizinan Berusaha di Daerah dan PP No.5/2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, telah mengurangi kewenangan kabupaten/kota. pemerintah di bidang penanaman modal, pemerintah provinsi akan mengambil peran strategis untuk menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif melalui penyiapan kondisi pemungkin sampai tingkat kabupaten/kota.
Peluang dan Akses Pendanaan
1. Pemda Tapanuli Selatan memiliki peluang untuk mengakses beberapa sumber pendanaan dalam mendukung pembangunan dan implementasi SITANTRI atau sektor pertanian di kabupaten dalam rangka investasi berkelanjutan.
2. Sumber potensial SITANTRI antara lain startup pertanian, crowdfunding, obligasi daerah, dan dana lingkungan di Badan Layanan Umum – Badan Pengelola Dana Lingkungan (BLU-BPDLH).
3. Startup pertanian dapat didefinisikan sebagai perusahaan rintisan yang memanfaatkan segala jenis teknologi untuk membantu proses produksi dan distribusi serta penjualan produk pertanian. Startup ini akan membantu petani untuk meningkatkan kualitas produk dan akses ke pasar melalui aspek-aspek berikut: penggunaan big data dan blockchain, bioteknologi, penggunaan teknologi modern, pertanian pintar, flatform untuk penjualan dan distribusi, pemanfaatan drone dan sensor dengan Internet of Hal-hal (IoT) dasar.
Syarat Akses
1. Pemprov Sumut perlu menciptakan kondisi pendukung seperti peraturan untuk mendorong investasi yang berkelanjutan, peningkatan infrastruktur, dan akses, dll.
2. Pemkab Tapsel kewenangannya dapat mendukung pembentukan penataan kelembagaan petani, dimulai dari poktan, gapoktan menjadi koperasi. Para petani memiliki posisi tawar untuk berkomunikasi dan mendaftar di platform agritech.
3. Pemkab Tapsel dapat mengembangkan peningkatan kapasitas petani dalam meningkatkan keterampilannya untuk menghasilkan produk pertanian terbaik.
Peningkatan Kapasitas untuk Mengakses dan Memanfaatkan Pendanaan
1. Untuk Pemkab Tapsel, peningkatan kapasitas akan difokuskan pada pengembangan rencana dan strategi untuk membangun iklim investasi yang kondusif di kabupaten (bekerja sama dengan pemerintah provinsi) dan mengatasi potensi risiko investasi seperti prosedur aplikasi investasi, proses pengadaan tanah, dan akses untuk infrastruktur dan layanan sosial.
2. Bagi petani, peningkatan kapasitas akan difokuskan pada kapasitas teknis mereka untuk meningkatkan hasil panen dan menghasilkan produk pertanian terbaik. Kapasitas untuk memasarkan produk dan bagaimana mengakses pasar potensial juga akan difokuskan untuk peningkatan kapasitas mereka.