3P: Planet, People dan Profit | DR. Arif Zulkifli Nasution

3P: Planet, People dan Profit

Elkington (1997) melalui bukunya “Cannibals with Forks, the Triple Bottom Line of Twentieth Century Bussiness”
perusahaan yang menunjukkan tanggung jawab sosialnya akan memberikan perhatian secara berimbang kepada 3P yaitu Profit, People dan Planet.
Profit artinya peningkatan kualitas perusahaan;
People artinya masyarakat, khususnya komunitas sekitar; dan
Planet artinya lingkungan hidup.

Sosial:
Pendidikan, pelatihan, kesehatan, perumahan,penguatan kelembagaan (secara internal, termasuk kesejahteraan karyawan), kesejahteraan sosial, olahraga, pemuda, wanita, agama, kebudayaan dan sebagainya.

Ekonomi:
Kewirausahaan, kelompok usaha bersama/unit mikro kecil dan menengah (KUB/UMKM), agrobisnis,
pembukaan lapangan kerja, infrastruktur ekonomi dan Usaha produktif lain

Lingkungan
– Penghijauan,
– reklamasi lahan,
– pengelolaan,
– pelestarian alam,
– ekowisata penyehatan lingkungan,
– Pengendalian polusi, serta
– penggunaan produksi dan energi secara efisien.

Indikator CSR
– LINGKUNGAN
– ENERGI
– SUMBER DAYA MANUSIA
– PRODUK
– MASYARAKAT
– UMUM

LINGKUNGAN
1. Pengendalian polusi kegiatan operasi, pengeluaran riset dan pengembangan untuk mengurangi polusi.
2. Operasi perusahaan tidak mengakibatkan polusi ataumemenuhi ketentuan hukum dan peraturan polusi.
3. Pernyataan yang menunjukkan bahwa polusi operasi telah atau akan dikurangi.
4. Pencegahan atau perbaikan kerusakan lingkungan akibat pengelolaan sumber alam, misalnya reklamasi daratan ataureboisasi.
5. Konservasi sumber alam, misalnya mendaur ulang kaca, besi,minyak, air dan kertas.
6. Penggunaan material daur ulang
7. Menerima penghargaan berkaitan dengan program lingkungan yang dibuat perusahaan.
8. Merancang fasilitas yang harmonis dengan lingkungan.
9. Kontribusi dalam seni yang bertujuan untuk memperindah lingkungan.
10. Kontribusi dalam pemugaran bangunan sejarah.
11. Pengelolaan limbah.
12. Riset mengenai pengelolaan limbah.
13. Mempelajari dampak lingkungan untuk memonitor dampak lingkungan perusahaan.
14. Perlindungan lingkungan hidup.

ENERGI
– Menggunakan energi secara lebih efisien dalam kegiatan operasi.
– Memanfaatkan barang bekas untuk memproduksi energi.
– Penghematan energi sebagai hasil produk daur ulang.
– Membahas upaya perusahaan dalam mengurangi konsumsi energi.
– Peningkatan efisiensi energi dan produk.
– Riset yang mengarah pada peningkatan efisiensi energi dari produk.
– Mengungkapkan kebijakan energi perusahaan.

SUMBER DAYA MANUSIA
1. Mengurangi polusi, iritasi, atau resiko dalam lingkungan kerja.
2. Mempromosikan keselamatan tenaga kerja dan kesehatan fisik atau mental.
3. Mengungkapkan statistik kecelakaan kerja.
4. Mentaati peraturan standar kesehatan dengan keselamatan kerja.
5. Menerima penghargaan berkaitan dengan keselamatan kerja.
6. Menetapkan suatu komite keselamatan kerja.
7. Melaksanakan riset untuk meningkatkan keselamatan kerja.
8. Mengungkapkan pelayanan kesehatan tenaga kerja.
9. Perekrutan atau memanfaatkan tenaga kerja wanita/orangcacat.
10. Mengungkapkan persentase/jumlah tenaga kerja wanita/orangcacat dalam tingkat managerial.
11. Mengungkapkan tujuan penggunaan tenaga kerja wanita/orang cacat dalam pekerjaan.
12. Program untuk kemajuan tenaga kerja wanita/orang cacat.
13. Pelatihan tenaga kerja melalui program tertentu ditempat kerja.
14. Memberikan bantuan keuangan pada tenaga kerja dalam bidang pendidikan.
15. Mendirikan suatu pusat pelatihan tenaga kerja.
16. Mengungkapkan bantuan atau bimbingan untuk tenaga kerja yang dalam proses mengundurkan diri atau yang telah membuat kesalahan.
17. Mengungkapkan perencanaan kepemilikan rumah karyawan.
18. Mengungkapkan fasilitas untuk aktivitas rekreasi.
19. Pengungkapan persentase gaji untuk pensiun.
20. Mengungkapkan kebijakan penggajian dalam perusahaan.
21. Mengungkapkan jumlah tenaga kerja dalam perusahaan.
22. Mengungkapkan tingkatan manajerial yang ada.
23. Mengungkapkan disposisi staff dimana staff ditempatkan.
24. Mengungkapkan jumlah staff, masa kerja dan kelompok usia mereka.
25. Mengungkapkan statistik tenaga kerja, misalnya penjualan pertenaga kerja.
26. Mengungkapkan kualifikasi tenaga kerja yang direkrut.
27. Mengungkapkan rencana kepemilikan saham oleh tenaga kerja.
28. Mengungkapkan rencana pembagian keuntungan lain.
29. Mengungkapkan informasi hubungan manajemen dengan tenaga kerja dalam meningkatkan keputusan dan motivasi kerja.
30. Mengungkapkan informasi stabilitas pekerjaan tenaga kerjadan masa depan perusahaan.
31. Membuat laporan tenaga kerja yang terpisah.
32. Melaporkan hubungan perusahaan dengan serikat buruh.
33. Melaporkan gangguan dan aksitenaga kerja.
34. Mengungkapkan informasi bagaimana aksi tenaga kerja dinegosiasikan.
35. Peningkatan kondisi kerja secara umum.
36. Informasi reorganisasi perusahaan yang mempengaruhi tenaga kerja.
37. Informasi dan statistik perputaran tenaga kerja.

PRODUK
1. Pengungkafan informasi pengembangan produk perusahaan, termasuk pengemasan.
2. Gambaran pengeluaran riset dan pengembangan produk
3. Pengungkapan informasi proyek riset perusahaan untukmemperbaiki produk.
4. Pengungkapan bahwa produk memenuhi standar keselamatan.
5. Membuat produk lebih aman untuk konsumen.
6. Melaksanakan riset atas tingkat keselamatan produk perusahaan.
7. Pengungkapan peningkatan kebersihan/kesehatan dalam pengolahan dan penyiapan produk.
8. Pengungkapan informasi atas keselamatan produk perusahaan.
9. Pengungkapan informasi mutu produk yang dicerminkan dalam penerimaan penghargaan
10. Informasi yang dapat diverifikasi bahwa mutu produk telah meningkat (misalnya, ISO 9000).

MASYARAKAT
1. Sumbangan tunai, produk, pelayanan untuk mendukung aktivitas masyarakat, pendidikan, dan seni.
2. Tenaga kerja paruh waktu (part-time employment) dari mahasiswa/pelajar.
3. Sebagai sponsor untuk proyek kesehatan masyarakat.
4. Membantu riset media.
5. Sebagai sponsor untuk konferensi pendidikan, seminar atau pameran seni.
6. Membiayai program beasiswa.
7. Membuka fasilitas perusahaan untuk masyarakat.
8. Mensponsori kampanye nasional.
9. Mendukung pengembangan industri lokal.

UMUM
1. Pengungkapan tujuan. Kebijakan perusahaan secara umum berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.
2. Informasi hubungan dengan tanggung jawab sosial perusahaan selain yang disebut di atas.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + seven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

scroll to top